Rabu, 23 November 2016

TUGAS ONLINE 4 STATISTIK DAN SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT

NAMA      : NOFIANTI
NIM          : 201431333
SEKSI      : 11


SOAL
1.    Jelaskan maksud dibuatnya Laporan RL 1 dan RL 2!
2.    Apa saja jenis laporan yang ada dalam Laporan RL 1 dan RL 2?
3. Pada RL 2 bila seorang perawat S2 Magister Keperawatan menduduki jabatan struktural, maka dalam kolom SDM dimasukkan/ dihitung dalam subkolom mana?

JAWABAN
1.    Jelaskan maksud dibuatnya Laporan RL 1 dan RL 2!
Maksud dibuatnya laporan RL 1 dan RL 2 adalah sebagai acuan atau pedoman untuk keperluan manajemen/ pemerintah dalam rangka mencapai tujuan pembangunan dan pengembangan rumah sakit yaitu peningkatan mutu, cakupan, dan efisiensi pelayanan.

2.    Apa saja jenis laporan yang ada dalam Laporan RL 1 dan RL 2?
a.    Laporan RL 1 berisikan Data Dasar Rumah Sakit yang dilaporkan setiap waktu
apabila terdapat perubahan data dasar dari rumah sakit sehingga data ini
dapat dikatakan data yang yang bersifat terbarukan setiap saat (updated).
Jenis data Laporan RL 1 :
1)    Formulir Data Dasar Rumah Sakit (Formulir RL 1.1)
Formulir RL1.1 adalah formulir untuk data dasar rumah sakit yang
dilaporkan setiap waktu apabila ada perubahan data rumah sakit.
Pengisian dapat dilakukan di aplikasi RS Online. Untuk data yang tidak ada tetap diisi dengan angka 0 (nol).
Data formulir RL 1.1 antara lain :
·         Tanggal Registrasi
·         Nama Rumah Sakit
·         Jenis Rumah Sakit
·         Kelas Rumah Sakit
·         Nama Direktur Rumah Sakit
·         Penyelenggara Rumah Sakit
·         Alamat/ Lokasi RS
·         Luas Rumah Sakit
·         Surat Izin/ Penetapan
·         Status Penyelenggara Swasta
·         Akreditasi RS
·         Jumlah Tempat Tidur
·         Jumlah Tenaga Medis
·         Jumlah Tenaga Non Medis
2)    Formulir Indikator Pelayanan Rumah Sakit (Formulir RL 1.2)
Pada formulir RL 1.2, yang harus diisi adalah BOR, LOS, BTO, TOI,
NDR, GDR dan Rata-rata kunjungan perhari selama 1 (satu) tahun serta
rata-rata tiap indikator.
3)    Formulir Fasilitas Tempat Tidur Rawat Inap (Formulir RL 1.3)
Beberapa hal yang harus diketahui dalam pengisian formulir RL 1.3,
sebagai berikut :
·         Yang dimaksud dengan jumlah tempat tidur adalah jumlah tempat tidur
yang tersedia pada ruang rawat inap. Jumlah tempat tidur ini bukanlah
kapasitas tempat tidur.
·  Jumlah tempat tidur tersebut tidak termasuk tempat tidur yang digunakan
untuk bersalin, kamar pemulihan (RR), kamar tindakan, untuk
pemeriksaan pada unit rawat jalan (umum, spesialisasi dan
subspesialisasi serta unit rawat jalan gigi) dan klinik unit rawat darurat.
·         Data tempat tidur diisi dengan jumlah TT keseluruhan dan
dikelompokkan berdasarkan perincian tempat tidur per-kelas
(VVIP,VIP,I,II,III,Kelas khusus) sesuai dengan jenis pelayanan.
·         Untuk Data Tempat tidur, bagi Rumah Sakit yang tidak bisa
mengelompokkan jumlah tempat tidur per pelayanan rawat inap, maka
jumlah tempat tidur tersebut diletakkan pada jenis pelayanan umum.
·         Pelayanan rawat inap perinatologi adalah pelayanan rawat inap yang
khusus disediakan bagi bayi baru lahir.
·         Setiap Rumah Sakit Umum, minimal mempunyai ruang rawat inap
umum, obstetri dan perinatologi dengan jumlah tempat tidur tersendiri,
oleh karena itu setiap rumah sakit umum minimal mengisi jumlah tempat
tidur untuk pelayanan rawat inap umum, obstetri dan perinatologi.
Pengecualian bagi Rumah Sakit Umum yang tidak mempunyai ruang
rawat obstetri tersendiri (tempat tidur untuk pasien obstetri digabung
pada ruang rawat inap umum) maka pada Rumah Sakit Umum tersebut
hanya mengisi alokasi tempat tidur pada Umum dan Perinatologi saja.
·         Jumlah tempat tidur untuk jenis pelayanan ICU, ICCU dan NICU/PICU
diisi jika Rumah Sakit tersebut sudah mempunyai ruang rawat inap
tersendiri dengan tempat tidur dan peralatan khusus untuk pelayanan
ICU, ICCU dan NICU/PICU tersebut.
·        Untuk Rumah Sakit Khusus yang hanya melayani satu jenis pelayanan
spesialisasi, jumlah tempat tidur dilaporkan pada masing-masing ruang
rawat inap yang sesuai dengan spesialisasinya.
b.    Laporan RL 2 merupakan data rekapitulasi semua tenaga yang ditetapkan resmi bekerja di suatu rumah sakit berdasarkan jenis kelamin sesuai dengan keadaan, kebutuhan dan kekurangan dalam rumah sakit tersebut, dan dilaporkan satu kali dalam setahun paling lambat tanggal 15 bulan januari tahun setelah tahun periode pelaporan. Yang dimaksud dengan tenaga rumah sakit adalah semua jenis tenaga yang bekerja di rumah sakit baik tenaga kesehatan seperti : tenaga medis, kefarmasian, kesehatan masyarakat, gizi, keterapian fisik, keteknisian medis maupun tenaga non kesehatan.
Beberapa hal yang menyangkut pengisian formulir ini sebagai berikut:
1)    Kualifikasi pendidikan yang dilaporkan dalam pengelompokan jenis
ketenagaan berdasarkan pada pendidikan tertinggi yang dicapai tenaga yang bersangkutan.
2)    Tenaga dokter yang mengikuti Program Pendidikan Pasca Sarjana
(PPDS) di suatu rumah sakit dicatat pada Rumah Sakit Pendidikan yang menyelenggarakan PPDS tersebut, bukan oleh Rumah Sakit yang mengirim.
3)    Dokter umum yang sedang mengikuti Program Pendidikan Dokter
Spesialis/Pasca Sarjana (brevet keahlian) pada Rumah Sakit Pendidikan dikelompokkan dalam kategori dokter PPDS (nomor 1.2).
4)    Bagi tenaga dokter, dokter gigi yang memperoleh pendidikan tambahan seperti MHA, MARS, M.Kes, dan sebagainya dikelompokkan dalam kategori Dokter/Dokter Gigi S2 (nomor 1.66) dan kategori Dokter/Dokter Gigi S2/S3 Kesehatan Masyarakat 
5)    Dokter Spesialis yang telah menyelesaikan Sub Spesialisasinya (S3) dan menjadi Tenaga Pengajar/Konsultan.
Berikut adalah petunjuk teknis dalam pengisian formulir RL 2 :
·     Isi dengan lengkap dan jelas setiap pengisian Nama Rumah Sakit, Kode Rumah Sakit, Tahun Pelaporan serta penulisan angka-angka jumlah tenaga berdasarkan dengan jenis kelamin serta keadaan, kebutuhan dan kekurangan.
·   Isi jumlah tenaga tersebut berdasarkan kualifikasi pendidikan jenis dan kelamin. Apabila kategori tenaga tertentu tidak ada di rumah sakit maka kolom yang tersedia agar diisi dengan nol.
·      Khusus bagi Rumah Sakit Pendidikan, untuk bagian pertama (tenaga medis) termasuk tenaga medis yang mengikuti PPDS di rumah sakit tersebut.

3.  Pada RL 2 bila seorang perawat S2 Magister Keperawatan menduduki jabatan struktural, maka dalam kolom SDM dimasukkan/ dihitung dalam subkolom mana?
    Tetap dimasukkan pada kolom Tenaga Keperawatan dengan Kualifikasi pendidikan S2 Keperawatan dengan nomor kode ketenagaan yaitu 2.2.